GROBOG JATENG, Grobogan – Bupati Grobogan Setyo Hadi dengan didampingi Dandim dan Kapolres Grobogan memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2025 di Halaman Setda Grobogan, pada Jumat (21/3/2025).
Apel diikuti berbagai unsur, meliputi TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, PMI, Rapi/Orari, Saka Bhayangkara, dan lainnya untuk mempersiapkan pengamanan arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo melalui sambutan yang dibacakan Bupati Grobogan menjelaskan bahwa Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sar-pras dalam pengamanan mudik lebaran.
“Apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sar-pras, serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait,” jelas Setyo Hadi.
Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 sampai dengan 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 sampai dengan 7 April 2025.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto menyebutkan sebanyak 7 pos pelayanan masyarakat telah disiapkan untuk pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran. Rinciannya yakni satu pos di Simpang Lima, satu pos di Alun-alun, kemudian satu pos pantau di Geyer, kemudian 4 pos pam dari jalur utama dari arah Semarang hingga Blora.
“Terkait dengan pelaksanaan operasi ini kami juga dibantu oleh Forkopimda, rekan dari TNI serta dari kesehatan dan lain-lain. Total personil yang kita turunkan untuk pengamanan kali ini 456 personil,” ungkap AKBP Ike Yulianto.
Menurutnya, kendati Kabupaten Grobogan tidak dilalui jalur pantura atau jalur tol, pihaknya akan mengantisipasi jalur utama di Grobogan. “Kita tetap antisipasi dari jalur utama yaitu dari jalur Semarang menuju ke Blora, maupun dari arah Grobogan menuju ke Solo, karena wilayah Grobogan ini sebagai tujuan pemudik,” pungkasnya. (Desi/AN/Red).